Sejarah SMK N 2 Purworejo

SEJARAH SINGKAT SMK NEGERI 2 PURWOREJO

 

LETAK GEOGRAFIS

Secara geografis SMK Negeri 2 Purworejo berada di wilayah Kelurahan Semawungdaleman Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo, tepatnya di jalan Krajan I Semawungdaleman- Kutoarjo.Secara sosial ekonomis, SMK Negeri 2 Purworejo berada di tengah-tengah pemukiman penduduk kelas ekonomi ke bawah.

 

SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA.

Bahwa eksistensi (keberadaan) SMK Negeri 2 Purworejo (SMEA Negeri Kutoarjo) adalah tidak lepas dari rangkaian kebutuhan masyarakat dibidang Pendidikan khususnya bidang Bisnis Manajemen.

SMK Negeri 2 Purworejo sebelumnya bernama SMEA KUTOARJO, kala itu ketika belum punya gedung sendiri para siswa melaksanakan proses belajarnya di tiga tempat, yaitu :

  1. Menumpang di SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) Kutoarjo
  2. Menumpang di rumah Mbah Wongso di depan SKB
  3. Menumpang di rumah Pak Paijan (Lurah Semawungdaleman) pada waktu itu, yaitu tahun 1964.

 

Sejak tahun ajaran 1964, setiap awal tahun ajaran para wali murid diminta bantuannya untuk iuran pembangunan gedung, sehingga pada tahun 1968 sampai dengan 1969 dapat didirikan gedung SMEA Negeri Kutoarjo di atas tanah bengkok desa, kelurahan Semawungdaleman Kecamatan Kutoarjo setelah pada tahun 1967 tepatnya tanggal 1 Januari 1967 berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 60/B.3/Kej. Tanggal 17 Maret 1967 SMEA Kutoarjo di Negerikan menjadi Sekolah Menengah Ekonomi Tingkat Atas (SMEA) Negeri di Kutoarjo.

Permintaan iuran kepada orang tua wali murid terus dilakukan, namun uang tersebut dibelikan tanah sawah dari beberapa sawah penduduk yang berada di Semawungdaleman yang dijual.

Pada tanggal 8 Januari 1983 berdasarkan Surat keputusan Lurah Semawungdaleman Nomor 1/II/KPTS.1/83 dan disetujui Gubernur Kepala Daerah Tk.I tanggal 10 Februari 1984 dengan Nomor : 144/03909, diadakan tukar menukar tanah bengkok yang digunakan SMEA Negeri Kutoarjo di Kelurahan Semawungdaleman Kecamatan Kutoarjo dengan tanah-tanah sawah yang dibeli dan milik SMEA Negeri Kutoarjo.

Selanjutnya terjadi tukar menukar lagi tanah milik kelurahan Semawungdaleman ditukar dengan tanah milik SMEA Negeri kutoarjo, sehingga total luas tanah milik SMEA Negeri Kutoarjo ± 7.171 m2 dengan sertifikat tanah hak pakai Nomor Seri A.1628300 tahun 1985.

Kemudian pada tahun 1987 SMEA Negeri Kutoarjo dapat membeli tanah lagi dibagian belakang seluas ± 4.304 m2 dan baru di sertifikatkan pada tahun 1992 dengan Sertifikat tanah hak pakai Nomor Seri AC 983714 , sehingga total luas tanah milik SMEA Negeri Kutoarjo adalah 11.475 m2.

Berdasarkan Keputusan Mendikbud RI Nomor :036/0/1997, tanggal 7 Maret 1997 tentang Perubahan Nomenklatur SMKTA menjadi SMK serta Organisasi dan Tata Kerja SMK, maka SMEA Negeri Kutoarjo berubah menjadi SMK Negeri 1 Kutoarjo.

Selanjutnya pada tahun 2001 dengan Keputusan Bupati Purworejo Nomor : 188.4 / 1041 / 2001, tanggal 26 September 2001, tentang Nomenklatur SLTP, SMU dan SMK Negeri di Kabupaten Purworejo bahwa sejak saat itu SMK Negeri 1 Kutoarjo berubah menjadi SMK Negeri 2 Purworejo sampai dengan sekarang.

Discussion

  1. sugiyanto

Leave a Reply